Halaman

Kamis, 10 November 2022

Buah Sarikaya Merah

Nama Tanaman           : Srikaya Merah

Nama Ilmiah (Spesies): Stevia rebaudiana

Dataran                       : Rendah - Tinggi

Muncul Tunas             : 9 - 18 hari

Panen Pertama             : 2 - 4 tahun

Cara Menanam            : Sytem Biji/Stek/Cangkok dan Okulasi

Kelompok                   : Srikaya

Nama Inggris              : Red Sugar Apple (Srikaya)

Nama Populer Lain     : Candyleaf, Sweetleaf, Sugar Leaf

 

Srikaya Merah  untuk kesehatan sangatlah beragam. Beberapa jenis zat dan nutrisi yang terkandung pada buah, daun, biji, dan batang tanaman srikaya diyakini memiliki efek baik untuk memelihara kesehatan dan mencegah penyakit.

 

Srikaya adalah salah satu jenis buah yang banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Ekstrak alami dari buah, daun, dan kulitnya banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari industri makanan, kosmetik, hingga pengobatan herba.

Kandungan Nutrisi pada Srikaya

 

Buah srikaya yang memiliki cita rasa manis sering kali dikonsumsi secara langsung, tetapi juga bisa dijadikan jus buah. Dalam sebuah srikaya terkandung sekitar 60–100 kalori dan beragam nutrisi penting, antara lain:

 

    Karbohidrat

    Protein

    Serat

    Vitamin, terutama vitamin C dan vitamim B

    Mineral, seperti kalsium, magnesium, kalium, fosfor, dan zat besi

Berbagai Manfaat Srikaya bagi Kesehatan Tubuh

 

Karena memiliki banyak nutrisi, Buah Ini dipercaya memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

 

Srikaya merupakan sumber serat yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi serat secara rutin, tubuh akan terhindar dari berbagai jenis masalah pencernaan, termasuk diare.

 

Selain itu, kandungan antioksidan dan karbohidrat kompleks pada srikaya juga menjadikan buah ini bermanfaat untuk menjaga pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

 

Karena mengandung antioksidan polifenol dan vitamin C yang cukup banyak, buah srikaya bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Dengan begitu, tubuh juga akan lebih kuat melawan infeksi, sehingga tidak mudah jatuh sakit.

3. Mencegah penyakit kardiovaskular

 

Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

 

Manfaat srikaya untuk mencegah penyakit kardiovaskular adalah dengan mencegah hipertensi. Efek ini diduga berkat kandungan kalium, magnesium, antioksidan, serta serat di dalam buah srikaya.

4. Menjaga gula darah agar tetap stabil

 

Buah srikaya memiliki nilai indeks glikemik sedang. Artinya, manfaat srikaya bisa untuk mencegah peningkatan kadar gula darah.

 

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa ekstrak daun srikaya mampu menjaga kestabilan kadar gula darah dan menurunkan dosis penggunaan insulin. Oleh sebab itu, buah srikaya baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

5. Membasmi kutu rambut dan ketombe

 

Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak biji srikaya yang dioleskan bersamaan dengan minyak kelapa ampuh untuk mengobati kutu rambut dan ketombe.

 

Namun, penggunaannya harus hati-hati dan jangan sampai terkena mata karena bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan mata, seperti keratitis.

6. Mengurangi risiko kanker

 

Ketika radikal bebas menumpuk, maka tubuh akan mudah mengalami kerusakan sel dan peradangan. Lama-kelamaan, hal ini bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit, termasuk kanker. Untuk melawan radikal bebas, tubuh membutuhkan asupan antioksidan yang cukup.

 

Salah satu cara mendapatkan antioksidan adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, misalnya buah srikaya.

 

Selain beragam manfaat di atas, manfaat srikaya yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen juga diduga dapat membantu meredakan peradangan dan nyeri, serta memelihara kesehatan mata.

Cara Mendapatkan Manfaat Srikaya dengan Maksimal

 

Meski kaya akan manfaat, buah srikaya juga harus dikonsumsi secara hati-hati. Hampir seluruh bagian tanaman srikaya mengandung senyawa racun yang disebut annonain,  tetapi jumlah terbanyak terdapat di bagian biji dan kulit.

 

Beberapa riset menunjukkan bahwa zat tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit Parkinson. Oleh sebab itu, pastikan biji dan kulit srikaya dibuang terlebih dahulu sebelum Anda mengonsumsinya secara langsung.

 

Beberapa manfaat srikaya di atas bisa Anda peroleh secara optimal, jika mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang dan dibarengi gaya hidup sehat.

Kamis, 25 Februari 2021

Tumbuhan Cakar Elang /Kait-kait Manfaatnya Luar Biasa


Tumbuhan cakar Elang /kait-kait merupakan tumbuhan liar yang hidup secara melilit tumbuhan lain dan . Batangnya keras dan mempunyai kait untuk memanjat dan melilit. Merupakan tumbuhan Semak yang sering dianggap Pekebun sebagai Gulma Penganggu terkhusus Perkebunan sawit di daerah Sumatera dan Kalimantan.

Apa saja manfaat tanaman ini? cakar elang memiliki banyak manfaat setelah diolah dengan benar. Selain dengan benar, pemilihan tanaman inipun harus benar. Adapun ukuran yang banyak digunakan/dikonsumsi umumnya yang agak kecil sampai berukuran sedang. Sedangkan yang agak besar, biasanya tidak banyak digunakan dan tidak laku dipasaran. (Source: apamanfaat.com)

Nama lain dari tanaman cakar elang adalah kaik-kaik. Hidup didaerah gambut, berair dan hutan-hutfan tropis. Dan biasanya, kalau kita jeli, kita juga bisa menemukanya di semak-semak halaman rumah kita.

cakar elang juga bermanfaat untuk menurunkan kadar guladar dalam tubuh, cocok untuk penderita diabetes, dan banyak lagi manfaatnya akar kait kait.

Cara pengolahan tanaman ini, sebelum digunakan harus dijemur terlebih dahulu sampai benar-benar kering. Direbus dan langsung diminum.

Bagian tangkai batang yang terdapat cakar tersebut biasa di ambil dan di keringkan untuk bahan baku obat tradisional. beberapa orang memang masih terlalu asing dengan tanaman satu ini di karenakan tidak terlalu terkenalnya cakar elang dengan tanaman herbal lainya. Namun tetap saja masih ada juga beberapa orang yang mencari tanaman satu ini hingga ketempat habitatnya.


Untuk harga tanaman cakar elang kering biasanya di bandrol dengan harga mulai dari Rp. 30.000,-  per 100 gr (harga tersebut di ambil dari perlelangan tanaman obat dan onlie shop). Namun harga dapat berubah-ubah sewaktu-waktu tergantung dari kualitas cakar yang di dapat.

Untuk memproses cakar elang dari pengambilan hingga siap di pakai memakan waktu beberapa hari di karenakan penjemuran. Nah jika kamu menemukan tanaman tersebut di sekitaran tempat tinggal dan ingin menggunakanya sebagai obat tradisional, cukup ambil bagian cakarnya dengan memotong bagian tangkai batang sekitar 2-3cm, kemudian jemur hingga kering dan setelah itu baru dapat digunakan sebagai ramuan.

Diketahui ada dua cara untuk mengkonsumsi cakar elang kering, yang pertama dapat merebusnya dengan air hingga mendidih dan air rebusanya di minum secara rutin, yang kedua dengan menumbuk atau di haluskan kemudian di campur dengan minuman teh atau di masukan kapsul obat dan ditelan. Namun cara yang paling sering di gunakan ialah dengan cara merebusnya. Simak apa saja manfaat cakar elang satu ini.

Manfaat tanaman cakar elang yang diketahui.

1. Mampu menurunkan kadar diabetes.

Khasiat tanaman cakar elang di percayai dapat mengatasi yang namanya masalah gula darah dan diabetes di dalam tubuh. Mengkonsumsi air rebusan secara rutin dua kali sehari di ketahui dapat membantu merangsang insulin di dalam tubuh untuk memproses glukosa atau gula menjadi energi dan pembentukan jaringan sel.

2. Cakar elang menstabilkan tekanan darah atau hipertensi.

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat diakibatkan beberapa hal, salah satunya ialah kolesterol, gula darah, penggumpalan sel darah merah, pengaruh obat-obatan serta penyempitan pembuluh darah.

Nah di ketahui dengan mengkonsumsi air rebusan cakar elang dapat menstabilkan tekanan darah sekaligus melunturkan plak-plak lemak kolesterol dan gula di dalam pembuluh darah serta sekaligus memecah penggumpalan darah yang terjadi sehingga resiko hipertensi dapat di hindari.

3. Tanaman cakar elang mengobati sakit pinggang.

Mengkonsumsi air rebusan cakar elang juga di percayai dapat mengatasi masalah sakit pinggang, cobalah untuk meminumnya sebanyak dua kali sehari.

4. Cakar elang menjadi obat asam urat.

Beberapa masyarakat yang sering memanfaatkan tanaman satu ini biasa mereka menggunakanya untuk mengatasi masalah asam urat pada area sendi lutut dan jari kaki. Untuk mendapatkan manfaatnya biasanya di lakukan pemakaian secara rutin hingga sakit mulai mereda.

Itulah beberapa manfaat tanaman cakar elang yang di ketahui dari beberapa orang yang menggunakanya sebagai obat tradisional, adapun beberapa manfaat lain dari mengkonsumsi air rebusan cakar elang yaitu berupa mencegah resiko penyakit jantung, stroke dan gangguan saluran kencing.

Untuk kandungan tanaman satu ini belum di ketahui pasti, namun di lihat dari jenisnya cakar elang mengandung senyawa antioksidan berupa flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid.

 

 

Sabtu, 06 April 2013

Tanaman Sirgunggu untuk penggobatan Gurah


SRIGUNGGU
(Clerodendron serratum [L.] Spr.)
Uraian tumbuhan
                Tumbuh liar pada tempat-tempat terbuka atau agak terlindung, bisa ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggir kampong, tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembab dari dataran rendah sampai 1.700 m dpl. Senggugu diduga tumbuhan asli Asia tropik.
                Perdu tegak, tinggi 1-3 m, batang berongga, berbongkol besar, akar warnanya abu kehitaman. Daun tunggal, tebal dan kaku, bertangkai pendek, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, pertulangan menyirip, kedua permukaan berambut halus, panjang 8-30 cm, lebar 4-14 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk bentuk malai yang panjangnya 6-40 cm, warnanya putih keunguan, keluar dari ujung-ujung tangkai. Buah buni, bulat telur, masih muda hijau, setelah tua hitam. Perbanyakan dengan biji.
Sifat dan Khasiat


                Daun senggugu pahit, pedas, dan sejuk. Berkhasiat sebagai penghilang nyeri (analgesik). Sedangkan akarnya berkhasiat sebagai peluruh kencing (diuretik) dan mengeluarkan lendir.
Kandungan Kimia
                Daun banyak mengandung kalium, sedikit natrium, alkaloid, dan flavonoid flavon. Kulit batang mengandung senyawa triterpenoid, asam oleanolat, asam queretaroat, dan asam serratogenat. Sedangkan kulit akar mengandung glikosida fenol, manitol, dan sitosterol.
Bagian yang Digunakan
                Seluruh bagian tumbuhan
Indikasi
Tumbuhan ini berkhasiat untuk
Menjernihkan suara
Batuk, sesak napas (asma), radang saluran napas (bronchitis),
Tulang patah (fraktur), memar, rematik,
Perut busung, cacingan,
Malaria,
Memulihkan tenaga sehabis melahirkan, dan
Digigit ular, bisul.
Cara pemakaian
                Seluruh tumbuhan sebanyak 10-15 g direbus atau digiling menjadi bubuk dan diseduh, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau daun segar direbus, airnya untuk mencuci luka.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
                Infuse daun senggugu secara in vitro dapat menghancurkan batu ginjal.
Contoh Pemakaian
ü  Menjernihkan suara
Akar senggugu sebannyak 10 g ditumbuk halus. Tambahkan ½ cangkir air masak sambil diremas merata. Peras dan saring, lalu minum sekaligus.
ü  Asma, bronchitis, sukar kencing
Akar senggugu sebanyak 10 g diiris tipis-tiis lalu diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, diminum
ü  Borok berair
Daun segar secukupnya direbus. Setelah dingin airnya dipakai untuk mencuci borok.
ü  Rematik
Daun senggugu segar ditumbuk dengan adas pulasari atau daun senggugu muda diremas halus dengan sedikit kapur. Bahan tersebut lalu dibalurkan ditempat yang sakit.
ü  Perut busung, cacingan
Daun senggugu, temulawak, dan sedikit garam diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.
ü  Batuk
Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan. Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-lahan, dan telan. Setelah itu, minumlah air hangat.